Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Agustus 2014

Puisi

Apa yang membuat puisi spiritual yang berbeda dari tulisan-tulisan spiritual lainnya? Puisi memiliki cara menunjuk lebih langsung pada realitas, bukan hanya mendefinisikannya. Menggunakan kata-kata sebagai alat untuk transmisi pengalaman. Puisi Spiritual kemudian, adalah lebih lanjut tentang pencerahan dari keyakinan. Berikut ini adalah contoh klasik dari Tao Te Ching:

Kosongkan pikiran Anda dari semua pikiran.
Biarkan hati Anda menjadi damai.
Perhatikan gejolak makhluk,
tapi merenungkan mereka kembali.

Setiap makhluk yang terpisah di alam semesta
kembali ke sumber yang sama.
Kembali ke sumbernya adalah ketenangan.
Jika Anda tidak menyadari sumbernya,
Anda tersandung dalam kebingungan dan kesedihan.

Ketika Anda menyadari di mana Anda berasal,
Anda secara alami menjadi toleran,
tertarik, geli,
baik hati sebagai seorang nenek,
bermartabat sebagai raja.

Tenggelam dalam keajaiban Tao,
Anda dapat menangani apa pun kehidupan membawa Anda,
dan ketika kematian datang, Anda sudah siap.

Kristen Alkitab penuh puisi spiritual. Pertimbangkan bagian ini singkat dari puisi yang ditemukan di Korintus:

Ketika aku masih kecil,
Saya berbicara seperti anak kecil,
Saya pikir seperti anak kecil,
Aku beralasan seperti anak kecil;
ketika aku menjadi dewasa,
Aku menyerah cara kekanak-kanakan.

Puisi Spiritual tidak selalu puisi religius. Mereka hanya dapat menunjuk pada nilai-nilai universal dalam kehidupan, dan pada hubungan kita dengan ini. Hal ini dapat dilihat pada bait terakhir dari puisi "Danau Superior."

Ada matahari di wajah saya,
dan ini adalah unggul
untuk deskripsi apapun, ide,
kepercayaan atau iman.

Puisi Spiritual dapat mencoba untuk menunjukkan kebenaran tertentu. Hal ini juga dapat lebih misterius, menyebabkan Anda untuk menyelidiki ide lebih dekat untuk menemukan kebenaran Anda sendiri. Hal ini dapat menjadi ekspresi cinta, atau mendorong Anda untuk bersantai dan menjadi damai. Sederhana kenikmatan, meskipun, adalah alasan yang cukup untuk membaca puisi spiritual.

Senin, 06 Januari 2014

Puisi Cinta Romantis

Bagi kebanyakan orang, mengungkapkan perasaan hati kepada lawan jenis melalui puisi merupakan sebuah dambaan. Ungkapan melalui puisi ini akan dianggap romantis bagi yang menerima. Sebagian orang tidak kesulitan untuk mengungkapkan isi hatinya dengan kata-kata indah serta penuh dengan metafora, namun sebagian orang lain justru sangat kesulitan. 

Untuk mengatasi itu banyak situs-situs online yang menyediakan kumpulan puisi Cinta romantis terbaru. Puisi-puisi ini bisa dijadikan sebagai rujukan awal untuk membuat puisi sendiri. Puisi-puisi tersebut dapat dipelajari kemudian cobalah untuk membuat sebuah puisi sendiri. 

Salah satu teknik yang sering digunakan untuk bersikap romantis adalah dengan memberikan pujian. Kita bisa mengumpamakan beberapa karakter khas pada diri orang yang disuka atau disayang dengan tumbuhan atau binatang tertentu.

Garis senyummu seperti kupu-kupu
Merekah berterbangan menjinakkan mata
Tatapmu seperti kunang-kunang malam
Bercahaya menyinari gelisah di dada
Syair puisi romantis diatas mengandaikan senyum dan tatapan pujaan hati dengan perumpamaan binatang kupu-kupu dan kunang-kunang. Apa yang hendak diungkapkan dalam puisi ini adalah bahwa senyumnya itu manis dan tatapannya cerah. Kedua binatang ini dianggap binatang yang indah, sehingga cocok digunakan sebagai perumpamaan. Namun demikian, perlu juga hati-hati dalam memberikan pujian. Hindarilah memberikan pujian yang terlalu berlebihan yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Orang-orang tertentu justru tidak suka jika mereka diumpamakan sesuatu secara berlebihan.

Hal terpenting dalam puisi romantis adalah pesan apa yang hendak disampaikan serta perumpamaan apa yang hendak digunakan. Pastikan dulu apa pesannya, apakah hendak mengungkapkan perasaan yang terpendam, rasa kasih sayang mendalam, dan lain sebagainya. Gunakan juga perumpamaan yang tepat serta disukai oleh orang yang dituju. Seperti yang telah disebutkan di atas, beberapa orang tidak suka dengan perumpamaan yang terlalu berlebihan, sehingga hal ini harus diperhatikan dengan cermat. misalnya, syair puisi berikut menggambarkan ungkapan perasaan sayang yang dalam:

Di relung hati ini, ada jejak namamu
Tak terhapus, selalu membayang setiap waktu
Dan aku tak tahu bagaimana hendak memujimu
Kecuali bahwa aku ingin selalu menyayangimu
Lalu bagaimanakah dengan kata-kata yang indah? Bagaimana caranya agar kita dapat membuat sebuah puisi romantis yang benar-benar menyentuh hati? Bagi sebagian orang hal tersebut dianggap sebagai bakat, namun bagi sebagian lagi kemampuan tersebut bisa didapatkan dengan latihan. 

Cobalah cari satu puisi romantis yang sangat disukai, kemudian pelajari puisi tersebut. Apa kata-kata yang dia gunakan? Kira-kira, kenapa dia menggunakan itu? Dapatkah kita membuat puisi yang serupa? Cobalah tiru pola dan penggunaan kata-katanya, tentunya dengan improvisasi sendiri.

Jika anda masih bingung mencari referensi untuk menulis puisi, berikut dua website yang bisa anda jadikan referensi dalam menulis puisi :

Kedua website tersebut bisa anda jadikan referensi dalam belajar membuat puisi.